Udah hampir dua tahun aku bekerja pada daerah relief tsunami di Nanggroe Aceh Darussalam. Terlalu banyak kisah yang akan aku ceritakan kepada anak-cucu ku nanti, temen2 di tempat asalku n keluargaku. Salah satunya kisah ku yang satu ini. ceritanya beberapa hari yg lalu ku bersama temen2 kerja ku pergi ke daerah dampingan kami yg kira2 terletak 10 km dari kota Meulaboh Aceh bArat. lumayan jauh juga yah, tapi karena sudah terbiasa dan memang aku suka jalan2 jadi aku sih enjoy aja. Tempatnya lumayan terpencil, kontur yang berbukit-bukit, dengan sarana dan prasarana umum yang masih sangat terbatas. Listrik aja adanya cuma mala doang.
Pada hari itu kami mengadakan suatu acara pertemuan di sebuah Meunasah( mushalla). Di sela-sela acara tersebut, akau sempatkan memperhatikan segerombolan anak-anak yg tengah bermain disekitar meunasah tersebut. Riuh-rendah Tawa canda mereka terdengar amat jelas di telingaku. Masih aku perhatikan juga...sepertinya mereka tengah merencanakan sesuatu, yaaah...walaupun sudah dua tahun aku bekerja di aceh, tapi cukup sulit bagiku untuk bisa menguasai dan mengerti bahasa mereka,
cukup terbatas kata2 yang bisa aku mengerti. Oke, kembali lagi ke anak-anak tadi yah, setelah asyik bermain dengan kelerengnya masing-masing, mereka segera berkerumun dan merencanakan sesuatu, ada salah seorang anak laki-laki (sebut aja si Agam)yang memberikan suatu usulan sambil menunjuk ke arah sungai yang terletak tidak begitu jauh dari tempat mereka bermain, sepertinya usulan si Agam tadi langsung diiyakan oleh teman-temannya yang lain. Dari jauh tingkah laku mereka terus saja ku perhatikan. Waduh mereka mau ngapain lagi ya?...tanyaku dalam hati.
Lalu si Agam dan anak-anak yang lain membuka pakaian mereka dan diletakkan begitu saja ditanah. Kemudian setengah berlari mereka mendekati sungai dan mereka sontak berlompatan ke sungai tersebut. Byurrrrr!!!! Oalah....ternyata mereka tuh dari tadi mau berenang mandi di sungai itu to....hehehe...kayaknya asyik juga yah..cuaca hari itu emang lagi panas-panasnya, klo saja aku lupa kalo aku ini udah 24 th mungkin aku segera berlari bergabung berenang bersama mereka deeh...cuma aja klo ku nekat berenang dalam usia yang sekarang kan bisa berabe deeeh...
lagi-lagi riuh rendah gelak tawa mereka terdengar. Dengan bebasnya mereka bermain air, berloncatan kedalam sungai dengan menanggalkan pakaian mereka
tanpa ada rasa malu dan kekhawatiran akan hal-hal yang membahayakan. ku lihat dari jauh wajah-wajah polos mereka yang begitu gembira, seolah-olah tidak ada beban pikiran di benak mereka. Mereka pasti tidak memikirkan tentang keadaan konflik politik di daerah mereka yang sebenarnya kapan saja pasti akan terjadi kembali, mereka tidak memikirkan tentang adat Syariat Islam di daerah mereka yang mengatur tentang dilarangnya berenang di tempat umum tanpa busana apa lagi dengan kawan yang berlainan jenis (laki-laki dan Perempuan), mereka juga tidak memikirkan apa yang akan terjadi di kehidupan dewasa nanti, mereka juga tidak memikirkan apa yang harus mereka lakukan ketika mereka beranujak dewasa mereka sudah harus memutuskan untuk pergi mencari ilmu dan kembali ke desa mereka untuk membangun gampong mereka tersebut agar tidak ketinggalan dengan daerah lain yang ada di Indonesia...mereka juga pasti tidak memikirkan apa yang harus mereka lakukan untuk mempertahankan hidup,yang ada dibenak mereka hanyalah Bermain!dan bersenang-senang! Uuuh...aku jadi makin ngiri aja nih! Dasar anak-anak! aku jadi ingat waktu aku masih kanak-kanak dulu juga seperti mereka. Bermain dan bermain. ketika aku melihat mereka rasanya ingin kembali ku bertamasya ke masa kecilku dulu, masa dimana aku belum dibebankan dengan fikiran-fikiran yang berat dan permasalahan-permasalahan yang berat. Hufff....tapi inilah hidup yang harus dijalani oleh setiap mahluk yang ada dibelahan bumi manapun.
They keep grow up and geeting old. So we have 2 face it!Believe that Allah's Arms always surrouns us. >>>>Rheane<<<<
cukup terbatas kata2 yang bisa aku mengerti. Oke, kembali lagi ke anak-anak tadi yah, setelah asyik bermain dengan kelerengnya masing-masing, mereka segera berkerumun dan merencanakan sesuatu, ada salah seorang anak laki-laki (sebut aja si Agam)yang memberikan suatu usulan sambil menunjuk ke arah sungai yang terletak tidak begitu jauh dari tempat mereka bermain, sepertinya usulan si Agam tadi langsung diiyakan oleh teman-temannya yang lain. Dari jauh tingkah laku mereka terus saja ku perhatikan. Waduh mereka mau ngapain lagi ya?...tanyaku dalam hati.
Lalu si Agam dan anak-anak yang lain membuka pakaian mereka dan diletakkan begitu saja ditanah. Kemudian setengah berlari mereka mendekati sungai dan mereka sontak berlompatan ke sungai tersebut. Byurrrrr!!!! Oalah....ternyata mereka tuh dari tadi mau berenang mandi di sungai itu to....hehehe...kayaknya asyik juga yah..cuaca hari itu emang lagi panas-panasnya, klo saja aku lupa kalo aku ini udah 24 th mungkin aku segera berlari bergabung berenang bersama mereka deeh...cuma aja klo ku nekat berenang dalam usia yang sekarang kan bisa berabe deeeh...
lagi-lagi riuh rendah gelak tawa mereka terdengar. Dengan bebasnya mereka bermain air, berloncatan kedalam sungai dengan menanggalkan pakaian mereka
tanpa ada rasa malu dan kekhawatiran akan hal-hal yang membahayakan. ku lihat dari jauh wajah-wajah polos mereka yang begitu gembira, seolah-olah tidak ada beban pikiran di benak mereka. Mereka pasti tidak memikirkan tentang keadaan konflik politik di daerah mereka yang sebenarnya kapan saja pasti akan terjadi kembali, mereka tidak memikirkan tentang adat Syariat Islam di daerah mereka yang mengatur tentang dilarangnya berenang di tempat umum tanpa busana apa lagi dengan kawan yang berlainan jenis (laki-laki dan Perempuan), mereka juga tidak memikirkan apa yang akan terjadi di kehidupan dewasa nanti, mereka juga tidak memikirkan apa yang harus mereka lakukan ketika mereka beranujak dewasa mereka sudah harus memutuskan untuk pergi mencari ilmu dan kembali ke desa mereka untuk membangun gampong mereka tersebut agar tidak ketinggalan dengan daerah lain yang ada di Indonesia...mereka juga pasti tidak memikirkan apa yang harus mereka lakukan untuk mempertahankan hidup,yang ada dibenak mereka hanyalah Bermain!dan bersenang-senang! Uuuh...aku jadi makin ngiri aja nih! Dasar anak-anak! aku jadi ingat waktu aku masih kanak-kanak dulu juga seperti mereka. Bermain dan bermain. ketika aku melihat mereka rasanya ingin kembali ku bertamasya ke masa kecilku dulu, masa dimana aku belum dibebankan dengan fikiran-fikiran yang berat dan permasalahan-permasalahan yang berat. Hufff....tapi inilah hidup yang harus dijalani oleh setiap mahluk yang ada dibelahan bumi manapun.
They keep grow up and geeting old. So we have 2 face it!Believe that Allah's Arms always surrouns us. >>>>Rheane<<<<
Tidak ada komentar:
Posting Komentar